Pemkab Toba Bergerak Cepat Cari Solusi Gangguan Pasokan Air Bersih di Balige

Mohon maaf, saat ini sedang terjadi gangguan server yang berdampak pada beberapa layanan website seperti: JDIH DPRD, JDIH, Satu Data Toba, Diskominfo, PKK, LaporPak, TobaRegion, LPPD, PRP2, Dekranasda, eSurat, dan SSH (BKPAD). Tim kami sedang melakukan perbaikan secepat mungkin. Terima kasih atas pengertiannya.
Pemkab Toba Bergerak Cepat Cari Solusi Gangguan Pasokan Air Bersih di Balige
Pemkab Toba Bergerak Cepat Cari Solusi Gangguan Pasokan Air Bersih di Balige
  • Thursday, 9 July 2026 - 13:43

Pemerintah Kabupaten Toba bergerak cepat menindaklanjuti terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah Kecamatan Balige dengan menggelar rapat koordinasi bersama pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi Cabang Balige, Kamis (9/7/2026), di Ruang Rapat Staf Ahli Bupati Toba.

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas kerusakan pompa intake di rumah pompa Lumban Silintong yang mengakibatkan pasokan air bersih ke sejumlah kawasan, seperti Jalan Sutomo, Jalan Soposurung, Jalan Liberty Manik, Jalan Pagar Batu, Jalan Sangkar Nihuta, Jalan Sangkar Nihuta Hinalang Bagasan, dan Jalan Tarutung, terhenti selama dua hari terakhir.

Dalam rapat, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Toba, Jonni Lubis, menegaskan bahwa penanganan persoalan air bersih harus menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

"PDAM ini prioritas utama bagi masyarakat karena menyangkut air minum. Berbeda dengan jalan, kalau jalan rusak masih bisa dipakai sementara, tetapi kalau air tidak ada, tidak bisa kita tunda," tegas Jonni.

Menanggapi hal tersebut, pihak PDAM Tirtanadi Cabang Balige menjelaskan bahwa saat ini distribusi air masih diupayakan menggunakan pompa lama karena pompa pengganti yang baru belum tiba. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan air belum dapat kembali normal sepenuhnya. Selain itu, sejumlah kendala teknis di lapangan juga masih memengaruhi kelancaran penyaluran air kepada pelanggan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Toba, Gumianto Simangunsong, menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah mengusulkan penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mendukung percepatan penanganan kerusakan tersebut.

"Kemarin sudah kami ajukan penggunaan dana BTT karena ini merupakan kondisi yang mendesak. Solusi sementara yang kami tawarkan adalah memanfaatkan anjungan lama untuk menghemat biaya dan mengambil elevasi yang lebih dalam. Saya juga sudah menugaskan Pak Ronny Sianturi untuk melakukan survei bersama," ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Toba bersama PDAM Tirtanadi berkomitmen mempercepat langkah-langkah penanganan agar distribusi air bersih dapat segera kembali normal. Pemkab Toba juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat dapat segera terpenuhi. (MC Toba)

Tinggalkan komentar