TP2DD Lakukan Sosialisasi Transaksi Non Tunai Secara Digital

Pemerintah Kab Toba bekerjasama dengan BI Perwakilan Sibolga mengadakan Sosialisasi Transaksi Non Tunai Secara Digital dalam Menyambut Even Formula Boat Race F1H20 bagi Para Pelaku UMKM, Hotel, Resto, Biro Jasa, Travel di Balai Data Kantor Bupati Toba, Jumat, 21 Oktober 2022.

Kegiatan ini dibuka Bupati Toba diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Drs Augus Sitorus didampingi Asisten Adm Umum Verry S. Napitupulu dan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Ir. Parulian Siregar.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah mengharapkan agar sosialisasi yang dilaksanakan Bank Indonesia Perwakilan Sibolga bekerjasama dengan Perbankan yang ada di Kabupaten Toba dalam memberikan manfaat dan peluang bagi para pelaku UMKM, Hotel, Resto, Biro Jasa, Travel yang ada di Kabupaten Toba . Nantinya,untuk penggunaan dan cara pembuatan QRIS untuk pembayaran non-tunai (cashless) dalam menyukseskan kegiatan Boat Race F1H20 yang dilaksanakan pada tanggal 24 -26 Februari 2023 mendatang di Kota Balige.

Pelaksanaan kegiatan F1H2O ini lanjut Sekretaris Daerah Augus Sitorus dapat memberikan dampak kepada masyarakat dengan melibatkan para pegiat yang ada di Toba ini.

Sebelumnya Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah Ir Parulian Siregar mengatakan kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan dengan mengundang para paguyuban UMKM, Pengusaha Hotel, Resto, Biro Jasa, Travel, dan beberapa Perangkat Daerah yang terlibat langsung dalam penyediaan infrastruktur teknologi dan pariwisata.

Laiden Purba sebagai Narasumber dari Bank Indonesia Perwakilan Sibolga dalam paparannya mengatakan di era modern saat ini, perkembangan teknologi bergerak semakin cepat.

QRIS atau Quick Response Indonesian Standard menjadi contoh nyata inovasi teknologi yang menuntut pelaku UMKM agar dapat beradaptasi terhadap terknologi pembayaran non-tunai.

QRIS bisa terhubung ke berbagai mobile banking, dompet digital, maupun aplikasi penyedia jasa pembayaran non-tunai yang hanya menggunakan satu QR Code. Pelaku usaha hanya butuh satu QRIS untuk menerima pembayaran oleh pelanggan yang menggunakan aplikasi pembayaran digital.

QRIS adalah terobosan bermanfaat yang tidak hanya menguntungkan bagi konsumen, tetapi juga bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan efisiensi transaksi pembayaran.

Dengan QRIS lanjutnya, transaksi akan jauh lebih mudah, dapat terhindar dari uang palsu, lebih banyak alternatif pembayaran, serta transaksi tercatat otomatis dan bisa dilihat setiap saat.

Namun, masih minimnya pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki oleh para pelaku UMKM terhadap perkembangan digital, berpengaruh kepada sulitnya menerapkan inovasi QRIS di proses transaksi pembayaran produk UMKM, imbuhnya.

Turut hadir dalam sosialisasi ini, Plt. Kepala Dinas Kominfo Sesmon TB Butarbutar, perwakilan Dinas Pariwisata, Dinas UMKM, perwakilan Bank diantaranya Jonner Sitorus dari BNI Cabang Balige, Tommy Sihotang dari Bank SUMUT, BRI, Mandiri dan undangan lainnya. (Mc Toba Stb)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri