Toba Level 3 PPKM, Mendagri Instruksikan Posko Satgas Desa dan Kelurahan Dioptimalkan

MC – Toba, – Melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri RI Nomor 32 Tahun 2021 disebutkan agar seluruh kabupaten/kota di Indonesia yang masuk dalam lewel 3,2 dan level 1 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk mengoptimalkan Pos Penanganan COVID-19 untuk pengendalian penyebaran COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan.

Hal itu diperjelas Jurubicara Satgas COVID-19 Toba Lalo Hartono Simanjuntak untuk diindahkan dan dilaksanakan seluruh pemerintah desa dan kelurahan di Kabupaten Toba,pada Selasa (10/8/2021).

“Iya, Instruksi Mendagri diberlakukan sejak hari ini, dengan harapan untuk segera ditindaklanjuti di setiap desa maupun kelurahan,” ujar Lalo Hartono.

Menurut Lalo Hartono, di Kabupaten Toba Posko desa dan kelurahan sebagian besar sudah dioptimalkan, namun akan dilakukan monitoring agar secara keseluruhan dapat maksimal pengoptimalannya.

Terpisah, Plt. Camat Bonatua Lunasi, Judiman Silitonga mengatakan sudah 90% berjalan.

“Akan dimakasimalkan secara keseluruhan, sehingga upaya pencegahan corona dapat berjalan bersama di seluruh desa di sini, ” kata Judima.saat dikonfirmasi terkait pengoptimalan posko desa.

Demikian halnya di Kecamatan Borbor dan Kecamatan Laguboti. Kepada MC Toba kedua camat masing-masing mengakui masih ada beberapa posko desa yang belum sepenuhnya optimal.

Walau surat instruksi Mendagri yang dikeluarkan pada dua pekan lalu terkait hal yang sama bagi daerah yang masuk level 4,3,2 dan 1 PPKM untuk pengoptimalan pos desa dan kelurahan sudah disosialisasikan.

“Ini merupakan surat instruksi Mendagri yang kedua bagi daerah level 3, 2 dan level 1 PPKM perihal pengoptimalan posko desa dan kelurahan, akan segera kami tindaklanjuti untuk dapat maksimal pengoptimalannya bagi desa dan kelurahan lain,” Camat Borbor, James Pasaribu.