Toba Digital Solution Paparkan Kemudahan Administrasi Kantor dengan Teknologi Informasi

Dalam kurun 5 tahun terakhir ini ditemukan ada masalah dengan kekurangan sumber daya manusia (SDM) khususnya pemahaman dalam penggunaan teknologi informasi di Kawasan Danau Toba terutama di Kabupaten Toba.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT.Toba Digital Solution (Todis), Desmon Rumahorbo saat beraudiensi ke Bupati Toba yang dalam hal ini diterima Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jonni D.P Lubis di Ruang Staf Ahli Bupati Toba, Balige,Selasa (1/11/2022).

Menurut Desmon, Todis yang dipimpinnya memiliki visi dan misi untuk hadir memberikan solusi teknologi informasi berupa aplikasi berbasis android kepada pemerintah termasuk Kabupaten Toba.

“Awal perbincangan dengan Bupati Toba , ketika kami memberikan solusi aplikasi Toba Base dalam membantu administrasi pemerintahan desa,diantaranya memudahkan pembuatan surat-surat ,pengamanan penyimpan data apabila komputer atau laptop rusak . Pak Bupati memberikan masukan agar ada juga di aplikasi tersebut ada data base yang update setiap hari mengenai pertanian dan peternakan,” katanya.

Kemudian hal itu, lanjutnya, sudah ditambahkan ke dalam fitur aplikasi tersebut.

Sebelumnya ia juga memaparkan profil perusahaannya. Kemudian disebutkan bahwa Todis yang beralamat di Parapat , Simalungun dan di Balige ini sudah bekerjasama dengan Pemerintah Desa Pardamean, Kecamatan Ajibata,Toba dalam pembuatan aplikasi membuat surat surat secara otomatis dengan tambahan fitur data statistik penduduknya.

Selain itu pihaknya juga memiliki misi
tanggap teknologi informasi untuk kemajuan kaum muda pebisnis dan UMKM di daerah ini.

Aplikasi Data base berbasis android ini ,katanya,secara menyeluruh akan mempermudah pemerintah daerah untuk mengambil keputusan atau kebijakan.

Ia memastikan ,walaupun komputer,laptop atau perangkat lainnya rusak pengguna tidak kehilangan data base .

Aplikasi yang sudah digunakan di desa ini memiliki tiga hal akses administrator,kontributor, dan user. Kontributor sebagi penginput data adalah kepala dusun , karena mereka yang tahu pasti keadaan di ujung tombak pemerintahan desa.

Administrator dapat melakukan input data edit data hapus data dan edit aplikasi, Kontributor dapat melakukan input hapus dan edit data sesuai dengan desainnya masing-masing .Sedangkan User ,seperti bupati misalnya,hanya dapat melihat statistika warga pertanian dan peternakan

‘Ke depan bisa berjalan bekerja bersama dengan Pemerintah Kabupaten Toba,”kata pria yang aktif juga di organisasi UMKM Sumut dan Bimbingan Belajar ini.

Seusai pemaparan dilakukan diskusi dan tanya jawab dengan pihak Pemkab Toba.

Plt.Kadis Kominfo Toba Sesmon Butarbutar berharap pihak PT Todis ke depannya bisa bekerjasama dengan Pemkab Toba melalui Dinas Kominfo.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jonni D.P Lubis ,juga menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi atas kehadiran Todis yang memaparkan sekaligus menawarkan solusi administrasi kantor, khususnya agar data -data pemerintah aman dan dapat diakses dengan baik.

Turut hadir Kadis Pertanian T.H Sitorus ;Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Darlen Harianja; Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan, Martlida ;Kabid Perekonomian dan SDA Bappelitbangda,Lasma Hayati S, Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Tata Pemerintahan dan Kerjasama Sekdakab Toba ,Ramaida Manurung,dan lainnya. (MC Toba)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri