Surat Edaran Bupati Toba Intensifkan Disiplin Prokes

MC – Toba, – Dalam surat edaran yang dilayangkan kepada masyarakat Toba, Bupati Toba Poltak Sitorus menegaskan pengintensifkan penanganan COVID-19 di Kabupaten Toba.

“Pertama, mengintensifkan disiplin protokol kesehatan yaitu wajib menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak dan menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas yang berpotensi menimbulkan penularan,” tulis Bupati Toba Poltak Sitorus dalam surat edaran yang sudah beredar pada Kamis (5/8/2021).

Pada bagian kedua, ia mengingatkan Dinas Kesehatan agar melakukan 3T dengan optimal.

Dinas Kesehatan meningkatkan testing, memperkuat sistem dan manajemen tracing, dan meningkatkan kualitas treatment di masyarakat.

Lebih lanjut, ia menegaskan agar Satpol PP, Kepolisian, dan TNI menjamin masyarakat tidak berkerumun.

Ketiga, Satuan Polisi Pamong Praja dengan melibatkan aparat keamanan (Kepolisian Republik Indonesia dan aparat TNI) berupaya untuk mencegah dan menghindari kerumunan kepada semua pihak baik dengan cara persuasif maupun melalui cara penegakan hukum.

Keempat, Tim Satgas COVID-19 akan membubarkan pelaksanaan Ibadah/kegiatan kerohanian masyarakat lainnya yang tidak menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

Kelima, Tim Satgas COVID-19 sewaktu-waktu akan menggelar razia penggunaan masker di tempat-tempat publik di Kabupaten Toba dan bagi pelanggar akan dikenakan sanksi sosial.

Keenam, pelaksanaan dan penertiban protokol kesehatan di pasar/pekan dilakukan oleh Dinas Perinkop Kabupaten Toba, Dinas Perhubungan Kabupaten Toba, Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dan Satpol PP Kabupaten Toba.

Ketujuh, Lurah dan Kepala Desa mengoptimalkan kembali posko Satgas COVID-19 tingkat desa/ kelurahan untuk pengendalian pandemi COVID-19

Disebutkan juga dalam penanganan COVID-19 dapat menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) dan Dana Kelurahan secara akuntabel, transparan dan bertanggung jawab sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 03 Tahun 2021 Tanggal 5 Februari 2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan COVID-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran COVID-19.

Dasarnya Surat Edaran Direktorat Jenderal Pertimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Republik Indonesia Nomor SE-2/PK/2021 Tanggal 8 Februari 2021 Tentang Penyesuaian Penggunaan Anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2021 untuk penanganan pandemi COVID-19.

Kedelapan, Lurah dan Kepala Desa wajib mensosialisasikan Surat Edaran ini kepada seluruh warga.

Kesembilan, pengawasan terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19 di Kabupaten Toba dilakukan oleh Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Toba, kecamatan, dan desa atau kelurahan.

Kesepuluh, Surat Edaran ini mulai berlaku sejak tanggal 3 Agustus 2021 sampai ada pemberitahuan selanjutnya.