Penyandang Disabilitas di Toba Akan Dibantu Pengadaan Alat Kerja

MC – Toba, – Anggota DPR RI Lamhot Sinaga saat bertemu dengan para penyandang disabilitas di Kabupaten Toba menyebutkan akan berupaya membantu mereka di bidang pengadaan alat kerja guna meningkatkan produksi.

“Ini kan, Cahaya Bersama Rakyat ini mendampingi saudara-saudari kita yang disabilitas. Dan saat ini mereka menghasilkan beberapa produksi yang membutuhkan support dari beberapa pihak, termasuk support dari kami, wakil rakyat Kabupaten Toba ini,” sebut Lamhot Sinaga di areal Yayasan Cahaya Bersama Rakyat (CBR) di Porsea, Kabupaten Toba pada Rabu (3/8/2021).

Saat ini, pihaknya tengah menggaet BUMN untuk memberikan perhatian khusus bagi penyandang disabilitas di Toba.

“Itulah yang kami lihat dan layak untuk disupport. Dan kemudian aspirasi ini saya bawa ke BUMN, yakni PT Inalum dan mereka menerimanya,” sebutnya.

Pemberian alat kerja berupa mesin jahit dan printing sablon digital yang dikucurkan oleh BUMN PT.Inalum dari dana CSR tersebut diharapkan mampu menyemangati para penyandang disabilitas berkarya.

“Ini adalah supporting awal supaya bisa lebih sukses ke depan, bisa berkarya lebih baik dan lebih besar lagi melalui yayasan ini,” sebutnya lagi.

Terlihat sejumlah aksesoris yang bermotif ulos pun mereka perlihatkan, misalnya: selendang, tas, tali pengikat kepala hingga stola yang biasa digunakan para prmangku jabatan dalam agama Kristen.

Lamhot Sinaga memperlihatkan tali pengikat kepala yang adalah hasil karya para penyandang disabilitas.

“Ya ini, seperti yang saya pakai ini (pengikat kepala bermotif ulos). Ini kan sangat bagus, saya kira ini kan hal yang luar biasa seperti ini. Produk seperti ini bisa kita gunakan di forum resmi dan di forum yang sifatnya santai. Sangat berguna,” ungkapnya.

“Ini hasil karya saudara kita yang disabilitas yang kemudian kita campaign kepada masyarakat luas,” sambungnya.

Lalu, yang ia pikirkan ke depan adalah promosi karya para penyandang disabilitas tersebut

“Itu kan mata rantai berikutnya yang akan kita coba kita pikirkan. Pada saat ini, mereka sudah terbantu dengan alat-alat mesin dari Inalum. Tujuannya, bagaimana agar produksi mereka menaik dulu.Nah, dengan menaiknya produksi mereka, kita akan coba membuka akses terhadap penjualan mereka. Itu rencananya,” pungkasnya.