Pengelolaan Limbah Pasien COVID-19 di RSUD Porsea Sesuai Prosedur

MC – Toba, – Pengelolaan limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Porsea, Kabupaten Toba, Sumatra Utara terlaksana dengan baik dan dijalankan sesuai prosedur.

Hal itu disampaikan Meri Naibaho, Kepala Bidang Pelayanan Penunjang Medik didampingi Staf Kesehatan Lingkungan RSUD Porsea, Putri Manullang, di RSUD Porsea, Rabu (25/8/2021), mewakili Kepala RSUD Porsea.

Menurut Meri, limbah domestik yang berasal dari kegiatan rumah tangga atau sejenisnya secara terpisah dikemas dengan limbah padat khusus yang dihasilkan medis maupun pasien COVID-19.

“Pemisahan jenis limbah, khususnya limbah pasien COVID-19 dikelola oleh petugas limbah rumah sakit sesuai prosedur hingga terkumpul di Tempat Penampungan Sementara Limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3), sebelum diangkut oleh pihak ketiga pengelola limbah,” sebut Meri.

Selanjutnya kata dia, pihak ketiga pengelola limbah B3 akan mengangkut limbah secara berkala, untuk limbah B3 di RSU Porsea ada sekitar 6 ton per tahun dan diangkut secara berkala 4 kali dalam setahun.

Demikian halnya dengan limbah cairan melalui saluran instalasi wastafel dan WC mengalir ke dalam Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan pengontrolan secara optimal.

“Kita tetap berupaya mengelola segala jenis limbah sesuai prosedur, dengan tujuan untuk menjaga kesehatan dan lingkungan masyarakat,” tandas Meri.