Pasca Pembatasan Pesta, Jumlah Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Kabupaten Toba Menurun

MC – Toba, – Koordinator Humas Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Kabupaten Toba, Lalo H Simanjuntak mengatakan jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di daerahnya, pasca pemberlakukan pembatasan pesta mulai mengalami penurunan dibanding dari sebelumnya.

“Jumat lalu misalnya, jumlah bertambah yang terkonfirmasi positif ada 27 orang. Sembuh juga 27 orang. Namun pada Minggu menurun menjadi 5 orang, sembuh 86 orang,” kata Lalo Simanjuntak, di Balige, Senin (16/8/2021).

Menurutnya, ini suatu gambaran bahwa pemerintah bersama seluruh stakeholders mampu menekan penyebaran Covid-19 di daerahnya.

“Hal ini tentu tidak lepas dari kerja keras Satgas desa/kelurahan, Satgas kecamatan dan Kabupaten Toba di bawah komando Bupati Toba sebagai Ketua Satgas Kabupaten Toba dan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam penerapan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-harinya sesuai surat edaran Bupati Toba, Poltak Sitorus,” ujarnya.

Namun demikian Pemerintah Kabupaten Toba, Satgas desa/kelurahan, satgas kecamatan dan kabupaten dan stakeholder lainnya diakui masih harus lebih kerja keras lagi, karena secara nasional, Kabupaten Toba masih kalah.

“Secara Nasional Kasus Aktif sudah 10,3 persen, sedangkan di Kabupaten Toba masih 17,4 persen. Kasus sembuh secara nasional mencapai 86,6 persen, sedangkan di Kabupaten Toba 78,1 persen. Kasus meninggal secara nasional : 3,0 persen, sedangkan di Kabupaten Toba 4,4 persen,” jelas Lalo.

Data ini sengaja diutarakan Lalo, supaya pemerintah dan seluruh masyarakat tetap waspada dan patuh terhadap Prokes sebagaimana amanat Surat Edaran Bupati Toba.

“Kita berharap 14 hari kedepan penyebaran covid-19 dapat terus menurun hingga tidak ada lagi yang terkonfirmasi positif sehingga kehidupan bermasyarakat di daerah kita makin baik, walaupun penurunan yang terkonfirmasi positif belakangan belum bisa dijadikan sebagai kesimpulan bahwa penyebaran Covid-19 bisa teratasi dengan cepat. Namun masih butuh kerja keras dan kesadaran masyarakat yang semakin meningkat,” ujarnya.