KPK RI Monev Monitoring Centre for Prevention di Toba

MC – Toba, – Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, melakukan Monitoring Dan Evaluasi Monitoring Centre for Prevention (MCP) dan Monitoring Evaluasi Tematik dengan Pemerintah Kabupaten Toba, Provinsi Sumtera Utara di Balai Data Lantai IV Kantor Bupati Toba, Selasa (12/10/2021).

Kepala Satgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan KPK Wilayah I Sumut Maruli Tua bersama Mohammad Jhanattan menyampaikan pemaparan sejumlah indikator untuk Pencapaian Perencanaan Aksi Pencegahan Korupsi tahun 2021 dalam mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan sesuai perundang-undangan.

Penyempurnaan dokumen pendukung kegiatan pada masing-masing OPD mendapat sorotan dari KPK untuk segera dilakukan penyempurnaan.

“Bangunlah sinergitas antara Legislatif dan Eksekutif agar terus berjalan dengan baik, sehingga penyempurnaan dokumen penganggaran APBD berjalan sesuai tahapan,”sebut Maruli Tua.

Wujudkan Sistim Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) yang mendokumentasikan, mengadministrasikan, serta mengolah data pembangunan daerah menjadi informasi disajikan kepada masyarakat sebagai bahan dalam pengambilan keputusan.

BPK RI berharap, Kabupaten Toba sebagai salah satu Destinasi kawasan Destinasi Super Prioritas, kiranya dapat meraih MCP.

“Sehingga dapat menjadi salah satu daerah usulan KPK untuk penerimaan Dana Insentif Daerah (DID) dalam mendorong pembangunan khususnya pada sektor kepariwisataan dan sebagai salah satu daerah yang benar-benar berupaya melakukan pencegahan korupsi,” kata Maruli Tua.

Selanjutnya Bupati Toba Poltak Sitorus menyebutkan akan melakukan upaya maksimal dalam penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan dengan mengacu pada program visi dan misi Toba Unggul dan Bersinar, evaluasi ini akan lebih dipedomani kedepannya, sehingga segala sesuatunya berjalan dengan baik, imbuh Poltak Sitorus.

Sebelumnya Sekdakab Toba Audi Murphy Sitorus selaku Penanggungjawab Aksi Pencegahan Korupsi Pemerintah Kabupaten Toba mengatakan telah melakukan tindakan intensifikasi dan eksentifikasi terkait pencegahan tindakan korupsi bersama Inspektorat selaku pengawasan.

“Hal itu untuk peningkatan penyelengaraan pemerintahan dalam menyukseskan visi dan misi Bupati/Wakil Bupati Toba yaiti Unggul dan Bersinar, ” kata Sekda Murphy.

Pencapaian Perencanaan Aksi KPK tahun 2022 pencegahan korupsi, Kabupaten Toba berada diurutan 13 ditingkat Provinsi Sumut dan urutan 115 dari 508 kabupaten/kota di Indonesia.

“Hal ini masih membutuhkan kerja keras untuk pencapaian yang lebih baik lagi,” sebut Audi Murphy.

Rangkaian kegiatan evaluasi, berlanjut dengan sesi tanya jawab yang dipandu oleh tim KPK RI Mohammad Jhanattan.

Monitoring MCP dihadiri Wabup Tonny M.Simanjuntak , para Asisten, Staf Ahli dan Para Pimpinan OPD, dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19.