HADIRI FESTIVAL LITERASI BALIGE 2022, BUPATI TOBA AJAK LESTARIKAN BAHASA DAN AKSARA BATAK SEJAK DINI.

Kemeriahan Festival Literasi Balige 2022 yang diselenggarakan di Monumen Pahlawan Revolusi DI Panjaitan, Bundaran Kota Balige, Rabu 27 Juli 2022 turut dihadiri Bupati Toba, Ir. Poltak Sitorus.

Festival literasi yang seyogyanya telah berlangsung sejak 20 juli dan akan berakhir 31 juli 2022 menampilkan bakat anak-anak muda dan pentas seni budaya serta UMKM di Kabupaten Toba.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Bupati Poltak turut serta memainkan permainan tradisional biung -biung (permainan menggunakan tutup botol yang diikat pada seutas benang) bersama anak anak dan juga Penulis Novel Saut Poltak Tambunan, serta Pengurus Pusat Komunitas Horas Halak Hita (H3) Pati Simanjuntak.

Pada kesempatan ini pula, Bupati Poltak Sitorus mewakili Pemerintah Kabupaten Toba ucapkan selamat dan sukses untuk Festival Literasi Balige dan harapannya lewat festival ini masyarakat bisa lebih mengenai identitas Balige, identitas orang batak, bahkan semakin mencintai Balige.

Bupati Poltak saat menyampaikan sambutannya sempatkan diri menanyakan kepada masyarakat yang hadir apa ciri khas Kota Balige dan dijawab Balige adalah kota Naraja, kota yang ramah dan kota yang jujur.

Menanggapi jawaban bahwa Balige adalah kota Naraja, Bupati Poltak menekankan agar masyarakat memiliki kepribadian Batak Naraja yaitu batak namarugamo yang taat beribadah, Namaradat santun dan beradab, Namarparbinotoan dengan menimba ilmu setinggi-tingginya, dan namaruhun yang mendahulukan hukum daripada kekerasan.

Bupati Poltak meminta melalui festival ini agar masyarakat bisa menunjukkan keunggulan orang batak di bidang pendidikan sebab Balige adalah salah satu kota pendidikan terbaik di Indonesia yang memiliki sekolah unggulan Yayasan Soposurung.

“Kemanapun orang batak pasti menuntut ilmu setinggi-tingginya, yang kedua orang batak memiliki jiwa seni yang tinggi apalagi kalau di toba ada sekolah musik maka orang batak akan luar biasa,” ucap Bupati Poltak menambahkan.

Selain itu, Bupati Poltak Sitorus mengajak masyarakat agar melestarikan bahasa batak sejak sekolah dasar dan dijadikan sebagai materi pelajaran.

“Kita juga memiliki sastrawan dari Toba ini yakni Nestor Rico Tambunan dan Saut Poltak Tambunan. Harapan kita sastra batak dapat dikembangkan khususnya aksara batak, seluruh masyarakat Toba harus bisa aksara batak,” ujar Bupati Poltak lagi

Di akhir sambutannya, Bupati Poltak Sitorus meminta masyarakat untuk mendukung pemerintah dalam mensukseskan ajang internasional F1H2O tahun depan dan juga mendukung pemerintah dalam penataan Kota Balige menjadi jauh lebih indah.

Festival Literasi Balige ini sendiri diinisiasi oleh Yayasan Bogas ni RumaBalige dengan tema memandang Danau Toba dari Balige.

Turut mendampingi Bupati, Plt. Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Plt. Kadis Kesehatan dr. Juliwan Hutapea, Plt. Kadis Kominfo Sesmon Butarbutar, Camat Balige Pantun Josua Pardede, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Try Sutrisno P Samosir (MC Toba Pkp)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri