Dorong Percepatan, Wabup dan Kapolres Toba Tinjau Vaksinasi Covid-19

Wakil Bupati Toba, Tonny M. Simanjuntak bersama dengan Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat di Kantor Camat Parmaksian, Jumat (18/2/2022).

Setelah meninjau pelaksanaan vaksin, bersama dengan Kapolres Toba Akala Fikta Jaya, Wakil Bupati, Tonny M. Simanjuntak langsung memimpin rapat terbatas.

Rapat ini untuk membahas percepatan palayanan vaksin kepada masyarakat yang diikuti oleh Kepala Desa, Kepala Puskesmas, Bidan Desa, Perangkat Desa dan Pejabat Kecamatan Parmaksian.

Dalam arahannya, Wabup Tonny M. Simanjuntak mengatakan bahwa kita masih jauh dari target pemberian vaksin yang ditetapkan.

Untuk itu ia bersama dengan Kapolres berharap semua pihak terutama para aparatur pemerintahan dan petugas medis, dapat memberikan sosialisasi dan edukasi akan pentingnya pemberian vaksin kepada setiap warga.

“Besar harapan kami kepada perangkat desa dapat bekerja keras dalam memberikan sosialisasi dan edukasi positif. Apapun yang terjadi sekarang kami mohon kerjasama, semua pihak, baik Camat, Kades, Kadus, petugas Medis, saatnya kita bekerja dan melayani masyarakat,” sebut Wabup Tonny.

Lebih lanjut Wabup Toba mengatakan agar setiap warga dapat diberikan pemahaman akan pentingnya ikut vaksin covid-19, dan mengajak mereka datang ke tempat vaksin dilaksanakan.Apabila diperlukan penjemputan kepada warga agar dikoordinasikan untuk bisa difasilitasi demi suksesnya vaksinasi di Kabupaten Toba.

Hal senada disampaikan Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya yang juga mengajak semua pihak untuk berperan aktif menyukseskan pelaksanaan vaksin bagi seluruh warga Kabupaten Toba.

Dijelaskan bahwa apa yang di instruksikan Presiden RI mengenai penekanan penyebaran covid-19, agar posko covid-19 digalakkan kembali dan proses tracing secara rutin dapat dilaksanakan.

Kapolres Toba juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa yang sudah ikut membantu memberikan informasi vaksin secara door to door.

Salah satu kendala dalam pelayanan vaksin kepada masyarakat, seperti dijelaskan Kepala Desa Lumban Huala yaitu sangat susah untuk mengedukasi dan menjelaskan kepada masyarakat agar mau ikut divaksin.

Masyarakat merasa enggan untuk ikut vaksin, juga karena mendengar pemberian vaksin maupun booster yang memiliki efek samping, seperti demam sampai 3-4 hari, dan pegal-pegal.

Ketika Wabup Toba dan Kapolres Toba melanjutkan rapat membahas hal yang sama di Kecamatan Lumbanjulu, bahwa kendala yang membuat yang berlebihan tanpa alasan bagi sebagian masyarakat, karena minimnya pengetahuan tentang vaksinasi Covid-19 di tengah masyarakat. (MC Toba)

website - sekabet -
marsbahis
- holiganbet.club -
betpark.pro
- kolaybet.pro - youwin yeni adres -

perabet giriş

-
casinomaxi alternatif giriş
-

Sağlık Makaleleri