Ditengah Pandemi, Target PAD Kabupaten Toba Tetap Tercapai

MC – Toba, – Meskipun pandemi, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Toba dari penerimaan retribusi ke pelabuhanan masih tetap tercapai sesuai target.

Target kami tahun lalu sebesar Rp 65 juta. Target ini bisa kami capai. Melihat itu, untuk tahun ini targetnya dinaikkan menjadi Rp 75 juta.

“Bila di kalkulasi dari laporan semesteran, targetnya sudah hampir tercapai,” kata Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan pada bidang Lalu Lintas Angkutan dan Pengujian, Dinas Perhubungan, Sulaiman Napitupulu di ruang kerjanya di Balige, Kamis (19/8/2021).

Menurutnya penyumbang terbesar PAD dari retribusi kepelabuhanan adalah dari 2 unit Kapal Tao Toba dan 8 unit Kapal Ikan Aquafarm Ajibata.

“Kalau retribusi dari kapal angkutan penumpang penyeberangan, 20% pun sudah syukur bisa tercapai,” katanya.

Sulaiman berkeyakinan, jika kondisi sudah normal, pandemi covid-19 sudah berakhir, PAD dari retribusi kepelabuhanan akan bisa dinaikkan.

Karena operasional kapal angkutan penumpang penyeberangan akan berjalan normal, tidak seperti sekarang, dari 17 kapal angkutan penumpang milik rakyat, hanya 4 unit yang beroperasi.

“Itulah dampak pandemi yang dirasakan pengusaha kapal. Dari 17 kapal angkutan penumpang penyeberangan, hanya 4 unit yang beroperasi ke Nainggolan, Onan Tunggu, Sipinggan dan Balige,” ujarnya.

Dampak lain, kata Sulaiman, pendapatan warga di sekitar pelabuhan menurun drastis akibat sepi penumpang.

Mengenai penerimaan retribusi, Sulaiman mengatakan dilakukan dengan 2 cara.

Penerimaan retribusi dari kapal angkutan penumpang, dilakukan dengan cara mengutip oleh petugas Dinas Perhubungan.

Besarannya sesuai Perbup No 39 tahun 2012 tentang petunjuk teknis pelaksanaan Perda No 11 tahun 2012 tentang Retrubusi Kepelabuhanan.

“Sementara Kapal Tao Toba dan Kapal Ikan Aquafarm Ajibata disetor langsung oleh pengusaha ke rekening PAD Kabupaten Toba,” terangnya.