Covid-19 Menaik, Pemkab Toba Menggencarkan Vaksinasi

MC – Toba, – Satgas Covid-19 melaporkan bahwa pertambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Toba masih terus terjadi. Dari data per 19.Agustus 2021,

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Toba Lalo Hartono Simanjuntak menjelaskan bahwa ada pertambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 28 orang.

Dari data kemarin, Kamis (19/8/2021), jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 bertambah 28 kasus.

“Sehingga jumlah yang terkonfirmasi positif aktif yang masih dalam isolasi mandiri dan perawatan sebanyak 273 orang,” ujar Lalo Hartono Simanjuntak yang juga Kadis Kominfo Kabupaten Toba ini kepada MC Toba saat dikonfirmasi pada Jumat (20/8/2021).

Selain yang terkonfirmasi positif Covid-19, angka yang sembuh juga bertambah 15 pasien, sementara yang meninggal bertambah 1 orang.

Hingga data terakhir, bisa kita lihat bahwa total yang kontak erat sebanyak 321 orang, tidak ada pertambahan. Total yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2108 kasus. Total yang sembuh sebanyak 1738 pasien, dan yang meninggal sebanyak 97 orang.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa vaksinasi massal masih terus berjalan di Kabupaten Toba setelah hadirnya vaksinasi sebanyak 50.000 dosis.

“Vaksin sinovac sebanyak 50.000 dosis sudah tiba di Kabupaten Toba, maka kita lakukan vakisnasi massal di sejumlah fasilitas kesehatan,” sambungnya.

Terkait vaksinasi massal ini, Kepala Puskesmas Tandang Buhit dr Freddi Seventry Sibarani menjelaskan bahwa pihaknya menyelenggarakan vaksinasi bagi masyarakat pedang di Kota Balige dan juga masyarakat lainnya yang datang ke lokasi tersebut.

“Kemarin, Kamis (19/8/2021), kita melakukan vaksinasi yang berlokasi di Kantor Camat Balige dengan sasaran vaksin pedagang pasar Balige,” ujar dr.Freddi Seventry Sibarani.

Sebelumnya, pihaknya menargetkan vaksin sebanyak 300 dosis, namun pihaknya masih terus melayani setiap masyarakat yang datang. Sehingga, hingga tengah hari, mereka sudah menyuntikkan vaksin sebanyak 650 dosis.

Awalnya kita menargetkan 300 dosis, namun hingga saat ini kita sudah menyuntik 650 sasaran. Dan kita masih tetap melayani siapa saja yang mau divaksin. Bukan cuman pedagang pasar, masyarakat umum juga yang datang, kita vaksinasi.

“Kita berharap tidak ada masyarakat yang pulang sebelum divaskin. Kalau soal target sebenarnya sudah terpenuhi, namun kita tetap melayani vaksinasi. Kita tetap kerjakan,” katanya.

Sebelumnya, para pedagang pasar dan masyarakat sekitar Kota Balige terlihat menmbawa kartu registrasi dengan menempelkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di sudut kiri lembaran registrasi tersebut.

Setelah memperlihatkan kertas registrasi tersebut, yang bersangkutan akan memasuki pemeriksaan pada meja kedua, yakni screening, vaksinasi, post vaksinasi sembari menunggu kartu vaksin dosis pertama.

“Untuk tahap pertama itu sinovac, dan tahap kedua itu setelah 24 hari ke depan,” katanya.