COVID-19 di Toba Terus Bertambah, 30 pasien Baru dan 3 Meninggal Dunia

MC – Toba, – Sebanyak 30 pasien terkonfirmasi baru dan 3 kasus pasien meninggal dunia dinyatakan bertambah, sementara pasien sembuh sebanyak 34 orang.

Hal ini disampaikan Jurubicara Satgas COVID-19 Toba Lalo Hartono Simanjuntak, Rabu (4/8/21) saat menyampaikan update sebaran COVID-19  di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, pertanggal 3 Agustus 2021.

Menurut Lalo Hartono, dengan pertambahan itu, kini kasus COVID-19 semenjak merebak di Toba menjadi 1.792 kasus dengan rincian 682 pasien dalam perawatan, 1.039 pasien yang sudah sembuh dan 71 kasus pasien meninggal dunia, sementara itu terdapat sebanyak 884 orang sedang kontak erat dengan pasien aktif dalam pengawasan Satgas.

Ke-30 pasien terkonfirmasi baru itu berada di Kecamatan Balige sebanyak 26 pasien dan di Kecamatan Ajibata, Bonatua Lunasi, Parmaksian dan Habinsaran, masing-masing 1 pasien.

Sementara itu ke -34 pasien yang sembuh berada di Kecamatan Ajibata sebanyak 14 orang, di Kecamatan Pintupohan Meranti 11 orang, di Kecamatan Uluan 8 orang dan di Kecamatan Nassau sebanyak 1 orang.

Selanjutnya 3 kasus pasien meninggal terdapat di Kecamatan Balige 2 kasus dan di Kecamatan Ajibata 1 kasus.

Satgas COVID-19 Toba melalui Lalo Simanjuntak  kembali mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam mengantisipasi bertambahnya kembali sebaran COVID-19, dengan selalu mendisplinkan diri masing-masing untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Selalulah memakai masker jika keluar rumah, rajin mencuci tangan, menjaga jarak untuk mengantisipasi kontak dengan orang lain, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas,” sebut Lalo Hartono.

Disamping itu, tambahnya, mari bersama-sama memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memohon COVID-19 dienyahkan dari muka bumi ini.

“Demikian juga saudara-saudara kita yang sedang menjalani perawatan dapat segera sembuh, sehingga kita dapat beraktivitas normal didalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Lalo Hartono yang juga menjabat Kadis Kominfo Toba ini.