Bupati Toba Paparkan Peluang Investasi di Kabupaten Toba kepada Konjen Negara Sahabat

Ditetapkannya Danau Toba sebagai salah satu dari 5 destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia, adalah peluang besar untuk mengembangkan Kabupaten Toba, salah satu kabupaten di kawasan Danau Toba sebagai objek wisata berstandar internasional. Untuk mendukung ini, dibutuhkan investasi di rumah sakit, resort, restoran, cafe, pertanian, Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Pembangkit Listrik Tenaga Air dan tenaga mikrohidro.

Hal ini dikemukakan Bupati Toba, Poltak Sitorus dalam paparannya, yang disampaikan dalam Bahasa Inggris dihadapan Konsulat Jenderal (Konjen) sejumlah negara sahabat di Medan yang digelar di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Desa Pardamean Sibisa, Kecamatan Ajibata, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, Jumat (26/8/2022).

Para Konjen yang hadir mendengar paparan peluang investasi dari Bupati Poltak Sitorus ini adalah, Dr. Edmund Chia (Singapura), Mr. Aiyub bin Omar (Malaysia), Mr. Zhang Min (Republik Rakyat Tiongkok) serta Konsul Bidang Perdagangan Mr. Xu Qiyi.

Selanjutnya, Mr. Amit Sharma (India),
Mr. Suzuki Yushi (Assistant Section OfficerKonjen Jepang/Deputi Konjen), Mr. Ony Hindra Kusuma(Konsulat Kehormatan Belanda), Mr. Daniel Adhiyaksa Darmadi, M. Eng (Konsulat Kehormatan Jerman) dan Mr. Irawan (Konsulat Kehormatan Timor Leste).

Menurut Bupati Poltak Sitorus, Kabupaten Toba adalah salah satu kabupaten di sekitar Danau Toba yang merupakan kawasan strategis yang didukung dengan alam yang indah, seperti Danau Toba, sungai, gunung yang dikombinasikan dengan budaya etnis untuk kunjungan wisata.

Danau Toba terbentuk oleh erupsi Gunung Toba, supervolcano, yang terjadi antara 69.000 dan 77.000 tahun lalu di wilayah Toba, Sumatra Utara, Indonesia. Erupsi besar itu menciptakan kaldera besar yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba.

Kabupaten Toba memiliki keunggulan dalam investasi, yaitu Kabupaten Toba dapat diakses melalui tiga bandara, Silangit, Sibisa dan Kuala Namu. Dari Medan ke Danau Toba hanya 2 jam perjalanan dengan mobil setelah selesainya jalan tol pada tahun 2024.

Kemudian memiliki sumber daya alam utama seperti kopi, jagung dan beras. Tersedia kawasan pariwisata terpadu Lumbanpea, Tambunansekitar 58 Ha, dekat kota Balige .

Disebutkan juga hal sederhana dan mudah mendapatkan ijin melalui OSS RBA (online single submission – risk based approach) berdasarkan peraturan pemerintah.

“Untuk itu kita membutuhkan investor dari domestik dan investasi asing. Harapan kami, tim investasi Provinsi Sumatra Utara dan Konjen bisa bergabung mempromosikan potensi dan peluang investasi di Kabupaten Toba,” kata Bupati Poltak Sitorus mengakhiri paparannya berjudul Come and Invest to Toba.

Bupati berharap para Konjen akan meneruskan informasi peluang investasi yang baik di Kabupaten Toba ini kepada para investor di negaranya masing-masing.

Paparan ini mendapat apresiasi dan tanggapan dari para Konjen diantaranya Konjen Malaysia, Mr. Aiyub bin Omar yang menyebutkan bahwa objek wisata Danau Toba sangat dikenal wisatawan asal Malaysia. Ia pun mempertanyakan soal peluang investasi bidang pembangkit listrik tenaga mikrohidro.

Bupati Poltak langsung merespon dengan menjelaskan adanya peluang di sejumlah sungai yang ada di Toba. Pemkab Toba akan memberikan rincian data terkait peluang pembangkit listrik tenaga mikrohidro.
Dikatakan juga sejauh ini ada investor dari Korea yang sudah berinvestasi di Toba.

Kemudian Konsulat Kehormatan Belanda, Mr. Daniel Adhiyaksa Darmadi memberikan keterangan bahwa Kabupaten Toba khususnya tempat wisata Bukit Singgolom, Desa Lintong Nihuta, Kecamatan Tampahan, mempunyai tempat istimewa bagi Kerajaan Belanda. Raja dan Ratu Belanda sudah pernah berkunjung ke tempat pemandangan indah Danau Toba tersebut.

“Selama hampir sebulan, Media TV Belanda membicarakan hal tersebut,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Industri Pariwisata dan Kelembagaan Kepariwisataan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT), Raja Malem Ukur Tarigan memberikan kata sambutan, ucapan selamat datang sekaligus memaparkan apa dan bagaimana BPODT beserta potensi spot wisata yang dikelola.

Turut hadir sejumlah pejabat Bank Indonesia, Pemerintah Provinsi Sumatra Utara.
Kemudian pejabat Pemkab Toba yaitu Pj.Sekdakab Augus Sitorus, Kadis Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan Requel Hasadaan, Plt.Bappelitbangda Sofyan Sitorus, Plt.Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Rusti Hutapea, Plt.Kadis Perindagkop Salomo Simanjuntak, Plt.Kominfo Sesmon TB Butarbutar, dan Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Try Sutrisno P. Samosir. (MC Toba)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri