Bupati Toba : Bibit Jagung Jangan Dijual Kembali,Tapi Harus Ditanam

MC Toba- Bupati Toba Poltak Sitorus menegaskan bibit jagung unggul yang dibagikan pemerintah kepada masyarakat petani,jangan dijual. Bibit jagung ini harus ditanam.Ini adalah merupakan program IP2 lahan sawah pascapanen padi sebagai upaya pemulihan ekonomi , penambahan pendapatan petani ditengah pandemi Covid-19.

Hal ini dikatakan Bupati Poltak Sitorus didampingi Wabup Tonny.M.Simanjuntak saat kunjungan kerja ke Desa Gasaribu , Kecamatan Laguboti, Selasa (10/8/2021).

“Mari bergotong royong, bibit dari pemerintah. Sedangkan pupuk dan lainnya dari petani.Mari berdoa semoga Tuhan memberkati usaha dan tanaman jagung ini nanti berhasil panennya ,” sebut Bupati Poltak di Kantor Kepala Desa Gasaribu.

Menurut Bupati Poltak , Kecamatan Laguboti adalah kecamatan ke-6 di Toba yang sudah dimulai bertanam bibit jagung unggul. Kepada pemerintah desa ,Ia berpesan agar membagikan juga bibit jagung kepada warga yang memiliki lahan yang bisa dan siap ditanami -di luar kelompok tani.

“Silakan diberi tapi dicatat iya,agar benar -benar dapat dipantau nantinya,”sebut Bupati Poltak setelah mengajak warga perwakilan Kelompok Tani setempat membuat perhitungan sederhana hasil uang panen jagung,bila berhasil nantinya.

Sebelumnya Sekretaris Kecamatan Laguboti Aprillia Nessy Tampubolon melaporkan lahan Kelompok Tani siap tanam tanam jagung seluas
159 Hektare. Sementara di Desa Gasaribu ,sesuai keterangan Kades Gasaribu M.Hutahaean tersedia seluas 17 Ha .

Selanjutnya, Bupati Toba dan rombongan memberikan secara simbolis bibit jagung kepada perwakilan Kelompok Tani setempat.

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Toba Ny.Marlina Poltak Sitorus br Sitinjak ,Wakil Ketua TP PKK Ny. Erna Tonny Simanjuntak br. Sihotang, Asisten Ekonomi Pembangunan Sahat Manullang serta sejumlah pejabat terkait lainnya.

Dalam kesempatan tersebut TP PKK Toba juga memberikan goni plastik” Gerakan Tarhilala” sebanyak 2 karung per KK, yang diterima Ketua TP Desa Gasaribu.

Ny.Marlina Poltak Sitorus mengajak semua warga agar membuang sampah pada tempatnya. Sampah plastik seperti bekas botol air mineral dan lainnya dapat dikumpulkan di goni dan selanjutnya sesudah banyak bisa disetor atau dijual ke Bank Sampah. “Tarhilala ,dari hal kecil hingga lingkungan bersih ,apalagi sekarang Danau Toba sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Super Prioritas ,” sebutnya. (MC Toba)