Bupati Poltak Sitorus Memotivasi Seusai Melantik 66 Anggota BPD Porsea

Bupati Toba Poltak Sitorus memotivasi anggota Badan Permusyarawatan Desa (BPD) se-Kecamatan Porsea yang dilantik agar melaksanakan tugas demi pembangunan di Kecamatan Porsea dan desa masing-masing.

“BPD merupakan sebuah organisasi yang merupakan mitra Kepala Desa dalam menjalankan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat. Juga berfungsi sebagai penampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat sebagai pengawas terhadap kebijakan-kebijakan yang dijalankan di desa,” sebut Bupati Poltak Sitorus dalam sambutannya usai pelantikan dan mengangkat sumpah 66 orang anggota BPD se- Kecamatan Porsea di Balai Pertemuan Kantor Camat Porsea, Kabupaten Toba, Rabu (30/6/2021).

Anggota BPD periode 2021-2027 yang dilantik berasal dari 10 desa yakni, Desa Amborgang, Desa Galagala Panghailan, Desa Nalela, Desa Patane satu, Desa Patane dua, Desa Patane empat, Desa Parparean 1, Desa Parparean 2, Desa Parparean 4 dan Desa Lumban gurning.

Kehadiran BPD di setiap desa, sebutnya, diharapkan dapat menggali potensi desa dengan membuat peraturan desa dengan memperhatikan adat istiadat dan budaya desa masing-masing sehingga dapat dipergunakan menjadi pedoman penyelenggaraan pemerintahan desa guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami yakin BPD yang dilantik saat ini akan memberikan gagasan dan pemikiran baru yang bermanfaat bagi peningkatan eksistensi BPD secara umum di kecamatan Porsea khususnya di wilayah kerja saudara. Kami berharap BPD dapat menciptakan suasana kerja yang baru dan lebih meningkatkan hubungan kerjasama antara BPD dengan pemerintah Desa,” lanjutnya.

Pada kesempatan itu Bupati Poltak berharap, untuk sejumlah agenda yang harus dilaksanakan bersama dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Tahun Anggaran 2021, wajib diawasi sehingga dapat berhasil dengan lancar dan menjadi tanggung jawab bersama.

“Pemerintah Kabupaten Toba sangat yakin dengan adanya kerjasama yang baik dan harmonis antara BPD dengan pemerintah Desa merupakan kata kunci sukses dalam pelaksanaan pemerintahan, pembangunan, pembinaan dan pelayanan kemasyarakatan guna mewujudkan Toba Unggul dan Bersinar,” harapnya.

Perbedaan pendapat dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi, disebutkan adalah wajar dalam kehidupan berdemokrasi. Oleh karenanya, dengan selalu mengedepankan kepribadian BATAK NARAJA yaitu Batak Namaruhum, Batak Namaradat, Batak Namarugamo, Batak Namarbinotoan merupakan cara berdemokrasi untuk saling mengingatkan dan saling melengkapi guna menghasilkan kebijakan-kebijakan yang terbaik dan bermanfaat bagi masyarakat desa.

Hadir mengikuti kegiatan, Kadis PMD PPA Henri Silalahi, Camat Porsea Robert Manurung, Forkopimca dan sejumlah kepala desa.