Bimbingan Teknis Berakhir, PAUD Holistik Integratif akan Digerakkan di Toba

MC – Toba, – Bimbingan Teknis (Bimtek) peningkatan kapasitas penyelenggaraan pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD-HI) telah berakhir dan ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Toba, melalui Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Natalia Silitonga, Kamis (16/9/2021).

“Bimtek atas kerjasama Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kemendikbud dan Ristek RI dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Toba, diselenggarakan selama 4 hari, bertempat di Auditorium IT Del, berlangsung secara virtual yang diikuti oleh 198 unit PAUD di Kabupaten Toba. Namun yang mengikuti bimtek secara langsung kita undang sebanyak 100 unit PAUD yang menjadi sasaran peningkatan kapasitas penyelenggaraan pengembangan PAUD Holistik Integratif untuk tahun ini, ” sebut Natalia, Jumat (17/9/21).

Melalui virtual, kegiatan penutupan juga diikuti oleh Direktur PAUD yg diwakili oleh Drs. Maryana, M.Pd selaku Koordinator Bidang Peserta Didik Direktorat PAUD Kemendikbud Ristek RI, Ketua HIMPAUDI Toba Bernike Siahaan, Ketua IGTKI Mangatur Marpaung dan 100 peserta bimtek dari satuan PAUD Toba.

Maryana selaku Koordinator Bidang Peserta Didik Direktorat PAUD, berharap melalui bimtek ini, program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif dapat terimplementasi di Toba.

Yaitu mewujudkan anak yang sehat dan cerdas dengan memenuhi kebutuhan esensial anak. Selain itu melalui program ini tentunya diharapkan membawa dampak pengurangan angka stunting anak di Toba.

“Oleh karenanya melalui bimtek dapat menambah wawasan untuk mewujudkan peningkatan kapasitas penyelenggaraan PAUD Holistik dan Integratif,” pungkas Maryana.

Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Dirjen PAUD Kemendikbud RI, dan menghadirkan 10 fasilitator yang sudah dibekali melalui Bimtek yang diselenggarakan oleh Direktorat PAUD yakni Dra.Bernike Siahaan, MSi, Mangatur Marpaung. SPd, Rumondang Tampubolon, SPd, Natalia Silitonga, Hotma Aritonang, SPd, Jenni Gurning, SPd Herlina Sitorus, Sarinah Parapat, Hendri Rusman Siahaan, dan Nuriati Nainggolan, SPd.

Usai Bimtek, nantinya ke -100 unit PAUD kelembagaan pendidikan ini akan melakukan kerjasama kesepahaman dengan berbagai stakeholder. Di antaranya pemerintah desa, lembaga pelayanan kesehatan (Yankes), selanjutnya untuk membentuk paguyuban orangtua dan menyusun program kerja untuk memenuhi Rencana Aksi Nasional (RAN) program Holistik Integratif.

Torang Tambunan, salah seorang peserta mengapresiasi pelaksanaan bimtek.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus intens berkelanjutan untuk mewujudkan pelayanan pendidikan mencerdaskan anak.