Berusaha Mandiri, Warga Lumban Dolok Silaen Buat Pakan Ternak Alternatif

MC – Toba, – Setelah terpuruk dalam kurun waktu satu tahun lebih akibat serangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid19, kini warga Desa Lumban Dolok, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, berusaha untuk bangkit.

Tidak mau hanya menunggu bantuan sosial dari pemerintah dalam meringankan beban hidup, yang notabene menurut warga justru hal itu membuat kemalasan, untuk berusaha memperbaiki nasib, warga pun mulai membangun rumah lalat.

Dengan sumber daya alam dengan sumber air yang cukup serta ketersediaan limbah rumah tangga, maka sekelompok warga desa berusaha menciptakan pakan ternak untuk budidaya unggas dan ikan.

Bermodal keyakinan dan kegigihan serta ketekunan, perlahan namun pasti, sumber pakan yang diharapkan mulai membuahkan seberkas harapan.

Dengan bahan bahan yang tersedia cukup melimpah seperti katul (dedak) dan sampah sayuran dari dapur rumah tangga serta bahan lainnya yang cukup mudah didapatkan, maka lalat yang banyak beterbangan hinggap dan bertelur dan berubah menjadi ulat.

Ulat yang disebut dengan Maggot tersebut mengandung protein yang sangat tinggi sehingga sangat baik dimanfaatkan sebagai bahan makanan utama ternak unggas dan ikan.

Rudolf Pardede, salah seorang anggota kelompok kepada tim media saat ditemui di rumah lalat pada Selasa (23/8/2021) mengatakan bahwa usaha itu baru mulai berjalan sekitar sebulan yang lalu.

“Untuk saat ini, Maggot masih digunakan untuk anggota kelompok yang beternak dan memiliki kolam saja,” ujarnya bersemangat seraya menyebut bahwa tidak tertutup kemungkinan kelompok tersebut akan memproduksi Maggot dengan tujuan komersial.

“Perlahan namun pasti, itulah motto kami. Kami tidak mau terpuruk terus dalam situasi Pandemi Covid19 ini, kami harus bangkit,” katanya dari balik masker sembari mencuci tangannya dengan sabun anti bakteri.