Bertambah 9 Kasus Positif COVID-19, Total Kasus Aktif 212 Orang di Kabupaten Toba

MC – Toba, – Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terus bertambah di Kabupaten Toba hingga saat ini. Dari data per tanggal 23 Agustus 2021 yang disebutkan Jubir Satgas COVID-19 Kabupaten Toba Lalo Hartono memperlihatkan adanya pertambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 9 orang.

Selain yang dinyatakan positif COVID-19, ia juga menyertakan perihal jumlah pasien yang sembuh, total kontak erat, dan kumulatif yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Toba.

“Untuk data terakhir, Senin (23/8/2021), total kontak erat sebanyak 316 orang, total yang terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 2.172, sementara pasien COVID-19 yang dirawat dan isolasi mandiri 212 orang,” ujar Lalo Hartono Simanjuntak yang juga Kadis Kominfo Kabupaten Toba ini pada Selasa (24/8/2021).

Sebagai upaya yang dilakukan oleh Pemkab Toba dalam menanggulangi paparan COVID-19 di Kabupaten Toba adalah pelaksanaan vaksinasi massal.

Bupati Toba Poltak Sitorus menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan penyuntikan vaksin bagi masyarakat dengan jumlah dosis 50.000 dosis.

Proses vaksinasi akan dikejar dalam waktu hingga dua pekan mendatang melalui puskesmas-puskesmas di setiap kecamatan yang ada di Kabupaten Toba.

“Kita bersyukur baru kemarin kita terima 50 Ribu dosis untuk disuntikkan ke masyarakat Toba dan saya sudah perintahkan kepala dinas agar segera dibereskan,” ujar Bupati Toba Poltak Sitorus.

Ia juga telah memerintahkan agar pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Toba bersama puskesmas-puskesmas berkoordinasi soal penyuntikan vaksin tersebut.

“Sekitar seminggu atau dua minggu, itu sudah selesai. Kita kita masyarakat bersabar, kita akan ada arahan dari puskesmas-puskesmas. Dilaksanakan di puskesmas masing-masing,” lanjutnya.

Hingga saat ini, ia mengatakan bahwa skala prioritas penerima vaksin adalah para guru, lansia, dan pelayan publik.

“Semua masyarakat akan kita layani secepat mungkin. Tentu, kita akan layani yang prioritas dulu; lansia, guru, dan para pelayan publik,” ungkapnya.