BBPSDMP Kementerian Kominfo Medan Ajak Penggiat Usaha Toba Memanfaatkan Digitalisasi Dan Inovasi Dalam Mendukung UMKM

Guna meningkatkan kompetensi dasar-dasar kewirausahaan digital, Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kementerian Kominfo Medan, bekerjasama dengan Pemkab Toba, menggelar Digital Entrepreneurship Academy (DEA) II bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Toba.

Pelatihan diselenggarakan di Cafe Hollywood Soposurung, Balige, Kabupaten Toba selama 2 hari, Jumat-Sabtu (23-25 September 2022).

Melalui pelatihan ini, SDM Unggul UMKM Toba diharapkan dapat menjadi SDM yang berkualitas dalam memasarkan produk unggulan Kabupaten Toba, seperti kain tenun, padi, jagung, bawang dan kopi baik dari segi packaging, kualitas makanan serta harga yang dapat bersaing.

Hal tersebut disampaikan Bupati Toba yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jonni D.P. Lubis dalam kata sambutannya, saat membuka kegiatan ini secara resmi, Jumat (23/9/2022).

Dikatakan bahwa Pemkab Toba saat ini terus berpacu, berupaya melakukan percepatan melalui transformasi digital, melakukan inovasi dan kerjasama kepada semua pihak, agar brand produk unggulan Toba dapat dijual secara luas, dan tersedia di Marketplace, serta harus tetap mempertahankan kualitas produk yang dipasarkan.

Membuat sebuah produk unggul, lanjutnya,yang perlu diperhatikan adalah selera konsumen, dan bukan keinginan penjual. Sehingga wisatawan atau pengunjung akan tertarik membeli produk dan makanan UMKM, untuk dibawa pulang, oleh-oleh dari Kabupaten Toba.

Bupati Toba juga berpesan, agar pelaku UMKM dapat memberikan harga yang wajar untuk dagangannya. Karena lebih baik keuntungannya diambil sedikit, tapi penjualan banyak, daripada penjualan sedikit, akibat harga atau keuntungan yang diambil terlalu tinggi.

Saat ini jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Toba tercatat 2192 pelaku usaha. Jumlah ini merupakan peluang dan sekaligus tantangan bersama, untuk bertransaksi menawarkan produk perdagangan secara online.

“Demikian sambutan ini saya sampaikan, jadilah tuan rumah UMKM dengan kepribadian Batak Naraja. Dan dengan rahmat Tuhan yang Mahakuasa, kegiatan Digital Entrepreneurship Academy II ini saya buka dengan resmi,” katanya mengakhiri.

Selanjutnya Jonni D.P. Lubis juga sebagai Keynote Speech menyampaikan paparan dengan tema Penguatan UMKM dalam Peningkatan Ekonomi Digital.

Sebelumnya, Kepala BBPSDMP Kominfo Medan, Drs. Irbar Samekto, M.Si, menyebutkan, bahwa perubahan sistem bisnis menjadi online, diakui dapat meningkatkan kualitas dan efektivitas untuk UMKM.

Dikatakan UMKM memiliki peran yang strategis terhadap perekonomian dalam pemanfaatan digitalisasi untuk meningkatkan daya tahan yang lebih tinggi dan kapasitas yang lebih produktif dan inovatif.

UMKM dalam negeri juga dituntut cepat beradaptasi, dan membutuhkan dukungan dari semua pihak, untuk dapat mempertahankan usaha bisnisnya di tengah pandemi.

Dalam kegiatan ini hadir sebagai Narasumber Plt. Kadis Kominfo Sesmon TB Butarbutar dengan Topik Infrastruktur Digital Untuk Mendukung Keberhasilan Perdagangan Digital, dan Plt.Kadis Perindagkop yang diwakili Hotmaida Sinaga dengan topik Peningkatan Pemanfaatan Marketplace untuk Penguatan Ekosistem Ekonomi Digital.

Sebanyak 75 orang pelaku UMKM di Toba mengikuti pelatihan ini. Biaya akomodasi konsumsi, dan transportasi peserta, ditanggung oleh BBPSDMP Kominfo Medan. (MC Toba Chici)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri