Bantuan Bibit Jagung ke Petani di Kabupaten Toba Adalah Asli

MC – Toba, – Pemerintah Kabupaten Toba telah berusaha untuk mengambil dan mengadakan sebanyak 50,04 Ton bibit jagung yang terbaik untuk petani pasca panen padi, yaitu Pioneer 32 Cap Singa. Tujuannya sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi Covid-19.

Sasarannya adalah lahan sawah yang diperkirakan seluas 3.300 Ha yang menganggur pasca panen padi.

Namun karena faktor cuaca, tingginya intensitas hujan belakang ini di Toba maka untuk  sementara waktu  prioritas lahan sawah yang kering dan lahan lainnya yang keadaannya telah siap tanam.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Toba, Audi Murphy O. Sitorus pada konferensi pers di Balai Data Kantor Bupati Toba, Selasa (14/9/2021).

Menurut Sekda Murphy, saat ini beredar isu termasuk di media sosial bahwa ada bibit jagung bantuan ke petani yang tidak asli dan pertumbuhannya tidak bagus.

“Kita mendatangkan sendiri dari distributor jagung tersebut, supaya turun ke lapangan untuk melihat apakah itu asli atau tidak, sehingga dari Corteva (produsen) sudah mendatangkan timnya ke lapangan, termasuk dengan memeriksa bungkus atau kemasan jagung yang dibagikan.Dan setiap kemasan itu ada nomornya sama mereka, dan mereka sebutkan bahwa itu asli produk mereka,” sebut Sekda Murphy.

Pemkab Toba melalui Dinas Pertanian juga tetap berusaha, berupaya agar jagung ini bisa maksimal tumbuhnya, perawatannya hingga sampai dipanen nantinya.

“Pak Bupati dan Wakil Bupati selalu mengatakan, silahkan cek ke lapangan, jangan asal dibagi, pantau terus, termasuk dengan bagaimana proses penanaman, perawatan sampai nanti dipanen,” tambahnya

Soal masa expired bibit, Sekda Murphy menyebutkan sampai dengan Februari 2022.

“Jadi kita rencanakan di bulan Oktober ini semua bibit sudah terdistribusi dan tertanam di lahan,” sebutnya.