Bantuan Bedah Rumah Jangan Dipakai Beli Tuak dan Berjudi

Bupati Toba, Poltak Sitorus menyatakan melalui pemberian bantuan kepada masyarakat, pemerintah hadir di tengah masyarakat supaya masyarakatnya lebih sejahtera.

Hal ini dikatakan Bupati Poltak Sitorus dalam bimbingan dan arahannya pada acara Pemberian Bantuan Penyandang Disabilitas dan Penyerahan Buku Tabungan Bantuan Stimulan Penyediaan Rumah Swadaya Pra- Sejahtera (BSRS) Tahun 2022 bagi warga Kecamatan Laguboti yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Selasa (18/10/2022).

Menurut Bupati Poltak Sitorus, Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) ini hendaknya dipergunakan dengan semestinya. Bantuan yang sebesar Rp. 35 juta ini, tidaklah cukup untuk membangun satu rumah yang misalnya butuh sekitar Rp .100 juta.

“Ini tidak cukup, jadi stimulan kerja keras dan bergotong royong. Dulu rumah adat Batak yang bernilai sekitar Rp.1,5 miliar lebih bisa dikerjakan dengan gotong royong,” katanya memberikan motivasi.

Bergotong royong dengan prinsip Batak Naraja dalam membangun rumah ini sangat dimungkinkan karena penerima BSRS atau yang biasa dikenal dengan bedah rumah ini, sebanyak 15 orang berada di satu desa, Desa Sitangkola, Kecamatan Laguboti.

Bantuan ini, lanjutnya, jangan dibuat membeli tuak atau berjudi. Fokus dan bersemangatlah menyelesaikan pembangunan rumah hingga jadwalnya bulan Desember 2022.

Kembali Bupati Poltak Sitorus mengajak seluruh masyarakat untuk memelihara kebersihan rumah termasuk fasilitas kamar mandi dan toilet. Akan datang banyak tamu (wisatawan) lanjutnya, rumah bersih bisa menjadi ala homestay yang menambah penghasilan.

“Ceritakanlah tentang Habatakon (suku Batak) kepada mereka (tamu). Beri mereka makanan halal,” kata Bupati Poltak Sitorus mengingatkan jadwal perhelatan akbar perlombaan internasional Boat race F1H2O di Danau Toba wilayah Kabupaten Toba pada Februari 2023 mendatang.

Kepada warga penyandang disabilitas sebagi penerima bantuan peralatan dari Dinas Sosial Kabupaten Toba, Bupati Poltak Sitorus berharap setelah memakai bantuan ini, semakin bersemangat.

Dikatakan juga semoga bisa membantu aktivitas kaum lanjut usia serta mengembangkan kemampuan produktivitas bagi usia produktif, yang masih memiliki keinginan dan kemampuan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Ia pun memberikan motivasi, agar penerima bantuan tidak rendah diri, mengubah kelemahan menjadi kekuatan, dan lebih bersemangat untuk mencapai cita-cita.

Selanjutnya Bupati Poltak Sitorus dan Muspika memberikan kedua bentuk bantuan yang dimaksud.

Saat menerima alat bantu pendengaran yang dipasangkan langsung Bupati Poltak Sitorus, salah seorang penerima, Chelsea, pelajar kelas IX SMP mengucapkan terima kasih sembari memberikan gerakan bahasa isyarat yang berarti salam hormat dan terima kasih kepada Bupati Poltak Sitorus.

Sehat Bakara, mewakili para penerima BSRS juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan pihak konsultan. “Betapa senangnya kami, apalagi seperti saya yang selama ini masih tinggal di kontrakan, sekarang dengan bantuan ini akan memiliki rumah sendiri,” katanya dengan suara sedikit tertahan dan mata berkaca-kaca.

Ia juga bermohon kepada Bupati Poltak Sitorus untuk melanjutkan pembangunan di daerah ini. Sebagai seorang supir, tentunya juga permintaan masyarakat agar memperbaiki jalan yang rusak di Kecamatan Laguboti.

Sebelumnya Kabid Rehabilitasi Sosial, Tumpal Panjaitan dalam laporannya menyebutkan Kegiatan bertajuk Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas Terlantar, Anak Terlantar, Lanjut Usia Terlantar, serta Gelandangan Pengemis di Luar Panti Sosial pada Dinas Sosial Kabupaten Toba Tahun 2022 ini ada sebanyak 20 orang penerima bantuan di Kecamatan Laguboti .

Adapun alat bantu yang diberikan berupa kursi roda, tongkat kaki tiga dan alat bantu pendengaran bagi 20 orang penerima di Kecamatan Laguboti dengan rincian penerima kursi roda sebanyak 3 orang, penerima tongkat kaki tiga sebanyak 6 orang, dan penerima alat bantu pendengaran sebanyak 11 orang.

Disambung dengan laporan Plt.Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Toba, Tagor Siburian yang menyebutkan penerima BSRS ada sebanyak 15 orang di Desa Sitangkola, Kecamatan Laguboti. Dengan besar bantuan Rp. 35 juta per orang/unit.

Disebutkan waktu pelaksanaan kegiatan yakni 164 hari kelender, yang dimulai dari tanggal 5 Juli sampai dengan 15 Desember 2022.

Turut hadir, perwakilan unsur Muspika Laguboti, Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Plt.Kadis Sosial Sudirman Sirait, Camat Laguboti Aprillia Nessy Tampubolon, Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perkim Sikkat Sitompul, Kabid Perumahan Dinas Perkim Alonso Finn Manik, Kabid PIKP Dinas Kominfo Rikardo Simamora, Kabag Protokol Komunikasi Pimpinan Try Sutrisno P. Samosir, Kabag Tata Pemerintahan Saut Sihombing, dan lainnya. (MC Toba)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri