Angka Covid-19 Dinilai Tinggi, Kecamatan Balige Tidak Diijinkan PTM

MC – Toba, – Dari 16 kecamatan di Kabupaten Toba, hanya Kecamatan Balige yang tidak diizinkan menyelenggarakan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT). Pasalnya, angka terkonfirmasi positif Covid-19 di kecamatan tersebut dinilai tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.

Tidak diijinkan PTMT di Kecamatan Balige, Bupati Toba menyampaikan hal itu adalah keputusan bersama Satgas Covid-19 Kabupaten Toba.

“Kita waktu rapat Satgas, kita ambil kesepakatan bahwa kecamatan yang boleh lakukan pembelajaran tatap muka adalah yang terkonfirmasi positif Covid-19 maksimal 5 kasus,” ujar Bupati Toba Poltak Sitorus saat berada di SMP Negeri 1 Laguboti pada Senin (4/10/2021).

Ia berharap penurunan secara signifikan di Balige agar PTMT segera berlangsung di kecamatan tersebut.

“Balige itu sampai sekarang masih 13, maka semoga minggu-minggu ini bisa turun. Inilah kita minta kerja sama dengan masyarakat supaya dibantulah, jangan ada lagi penyebaran. Sederhana saja, semuanya menggunakan masker,” sambungnya.

Dengan demikian, ia berharap agar orang tua maupun pihak manapun berupaya agar penurunan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 segera terjadi, secara khusus di Kecamatan Balige.

“Kita bantu anak-anak kita. Anak-anak kita sudah sangat rindu sekolah, tapi kalau orangtuanya tetap cuek, tidak mau kerja sama. Ini akan mengalami kesulitan,” terangnya.

Ia juga menjelaskan bahwa 11 kecamatan di Toba sudah dinyatakan nihil kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

“Karena di Balige ini yang menambah terus, di tempat lain sudah nol. Sudah ada 11 kecamatan kita yang sudah nol kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Maka, cuman 5 kecamatan lagi kita, itu pun cuman 1, 2. Kalau Balige, 13 kasus,” terangnya.

“Maka, cuman Baligelah yang belum kita izinkan. Kalau sudah di bawah 5 kasus, hati kita pun sudah tenang. Kita berharap jangan ada yang bertambah lagi,” sambungnya mengakhiri.