50 Persen Komoditas Sayuran di Kabupaten Toba Didatangkan dari Luar Kabupaten

MC – ToBa, – Kebutuhan masyarakat di Kabupaten Toba akan komoditas sayuran ternyata 50 % dipasok oleh pedagang dari luar kabupaten.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toba,Marsarasi Simanjuntak ketika rekannya mengajak membudidayakan tanaman sayur di Toba. Ajakan itu langsung disambut baik oleh Marsarasi.

“Saya menyambut baik ajakan ini, bukan semata hanya mau menambah pendapatan, tetapi ingin memotivasi masyarakat untuk mengembangkan tanaman sayuran, sehingga kebutuhan masyarakat Toba terpenuhi. Tidak seperti selama ini, 50 Persen kebutuhan sayur masih dari luar Kabupaten Toba,” ujar Marsarasi di Balige, Selasa (1/9/2021).

Menurutnya,mengembangkan tanaman sayuran di Kabupaten Toba merupakan salah satu peluang baik dalam meningkatkan perekonomian, mengingat Kabupaten Toba minus ketersediaan sayuran.

Rekannya, Parlindungan Simanjuntak mengajak, Marsarasi untuk bekerjasama mengembangkan tanaman sayur sayuran di daerah itu.

Parlindungan yang merupakan Mantan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Toba mengungkapkan, pendapat serupa.

Ia mengajak Marsarasi, karena Kabupaten Toba masih minus ketersediaan sayur sayuran.

Menurut pengalamannya pasca pensiun dari PNS, dia bisa berpenjualan antara Rp. 200.000 hingga Rp. 300.000 dari bertanam sayur, walaupun tanaman sayurannya hanya di polybag.

Untuk bertanam sayur kangkung, selada, terong dan bayam. Mereka sepakat akan segera merealisasikannya.