15 Kecamatan di Kabupaten Toba Sudah PTM Terbatas

MC – Toba, – Pelaksanaan proses belajar tatap muka terbatas di sekolah atau PTMT di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatra Utara, mulai dijalankan sejak 21 September lalu. Namun saat itu pelaksanaan PTM masih hanya berjalan di 13 kecamatan dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Toba. Hal itu karena terdapat tiga kecamatan dengan angka penyebaran pandemi COVID-19 yang terbilang masih tinggi.

Namun saat ini, proses PTMT telah dilaksanakan di 15 kecamatan, tetapi untuk satu kecamatan lagi yaitu Kecamatan Balige belum dapat menggelar PTMT di sekolah, karena angka penyebaran COVID-19 masih terbilang tinggi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Toba, Rikardo Hutajulu saat ditemui di Ruang kerjanya, pada Selasa (28/9/2021).

“Sekarang tinggal satu kecamatan lagi. Yang 15 kecamatan sudah menjalankan PTM terbatas,” sebutnya.

Ia menyebut pelaksanaan PTM di Kecamatan Balige akan mulai dilaksanakan, jika penyebaran pandemi COVID-19 di kecamatan tersebut di bawah angka lima kasus.

“Sekarang masih di atas angka lima. Bahkan masih sampai di angka belasan kasus. Jadi kita tunggu sampai di bawah angka lima, baru kita gelar PTM,” sebut Rikardo Hutajulu menambahkan.

Untuk melancarkan proses PTM, Dinas Pendidikan Kabupaten Toba terus melakukan pemantauan di sekolah-sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMP.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kendala yang dihadapi.

“Kita selalu pantau sekolah-sekolah untuk mendeteksi kendala lebih dini, sehingga kita langsung bisa atasi jika ada kendala. Tapi sejauh ini kita belum temukan kendala selama pelaksanaan PTM,” tandasnya.