Selain Sawah, Pemkab Toba Bidik Lahan Kering Untuk Tingkatkan Pertanaman Jagung

MC – Toba, – Selain lahan persawahan pascapanen padi, Pemerintah Kabupaten Toba kini membidik lahan kering untuk mendorong indeks pertanaman komoditi jagung yang digalakkan saat ini dalam pemulihan ekonomi masyarakat ditengah pandemi Covid-19.

Awalnya sasaran lahan program peningkatan indeks pertanaman komoditi jagung adalah lahan persawahan pascapanen padi seluas 3.333 Hektare.

Namun oleh faktor cuaca penghujan akhir-akhir ini, tidak memungkinkan seluruh program itu dilaksanakan pada lahan persawahan itu.

“Sehingga mengalihkannya pada lahan kering,” ujar Asisten Perekonomian Pemkab Toba, Sahat Simanullang, di ruang kerjanya, Selasa (7/9/2021).

Menurut Sahat ,saat ini cakupan pada lahan persawahan dalam menyerap program peningkatan indeks pertanaman komiditi jagung itu seluas 1.000 Hektare lebih, sisanya seluas 2.000 Hektare lebih lagi, akan dialihkan pada lahan kering.

” Pemkab Toba bersama stakeholder lainnya tengah melakukan sosialisasi dan evaluasi kesiapan lahan kering di seluruh kecamatan di Toba, sekaligus melakukan pendistribusian benih bagi lahan yang sudah siap tanam, guna memaksimalkan percepatan penanaman,”sebut Sahat Simanullang.

Kemarin lahan sudah tersedia di Kecamatan Ajibata seluas 300 Hektare dan benih sudah didistribusikan, demikian juga di kecamatan lainnya tengah dilakukan verifikasi ketersediaan lahan, yang menurut rencana di Kecamatan Habinsaran akan dilakukan peninjauan lahan.

Sahat mengimbau sinergitas dan kerjasama seluruh stakeholder dalam mendukung program ini, salah satunya para pengurus kelompok tani (Poktan) agar berperan aktif mengakomodir program ini sehingga program ini tersampaikan kepada seluruh anggota poktan.

Pihaknya juga ada menemukan salah satu ketua poktan di Kecamatan Ajibata tidak menyampaikan program ini kepada para anggota poktan.Sebab ketua poktan tidak memiliki lahan yang dimaksud.

“Tidak bisa seperti itu, padahal rakyat sebagai anggota poktan sangat membutuhkan program ini.Program ini mengusung Filosofi membiasakan yang benar, bukan membenarkan yang biasa.Untuk itu kami memohon para pengurus poktan-poktan yang lain dapat menyikapinya, ” kata Sahat.

Terkait kesiapan lahan kering yang akan menyerap program pertanaman jagung tersebut, Kordinator Jabatan Fungsional Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Toba, Edisman Sitorus, tengah di lapangan memonitor kesiapan lahan di Kecamatan Sigumpar.

“Sudah ada beberapa kecamatan yang lahan keringnya sudah tersedia, diantaranya di Kecamatan Habinsaran.Saat ini kami di Kecamatan Sigumpat. Soal luas lahan yang sudah tersedia, nanti akan kami sampaikan luas rilnya,”sebut Edisman.