Bupati Poltak Sitorus Ajak Warga Sambut Wisatawan di Ajang Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1

Bupati Toba, Poltak Sitorus mengajak warga bersiap dengan kedatangan wisatawan luar dan dalam negeri sehubungan akan digelarnya Kejuaraan Dunia Perahu Motor Formula 1 (F1 H20) pada 24-26 Februari 2023 di Danau Toba, tepatnya di Balige , Kabupaten Toba. Salah satunya kesiapan warga sebagai tuan rumah itu adalah menyediakan penginapan di rumah atau home stay.

Hal ini dikatakan Bupati Poltak Sitorus dalam arahannya saat mengikuti ibadah di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Resor Sirait Uruk, Kecamatan Porsea, Toba, Minggu (2/10/2022).

Peluang ini menurut Bupati Poltak, harus diambil masyarakat di samping hal-hal lainnya yang mendapatkan manfaat penambahan pendapatan bagi masyarakat di daerah ini sebagai salah satu kawasan super prioritas pariwisata nasional.

Hal berikutnya yang disampaikan adalah perintah Presiden RI Joko Widodo agar masyarakat bersiap menghadapi keadaan inflasi dengan melakukan peningkatan ketahanan pangan.

Ini sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Toba yang saat ini sedang menggencarkan gerakan tanam dua kali panen dua kali. Dianjurkan juga secara bertahap pemakaian pupuk organik.

Masyarakat juga diajak untuk memanfaatkan lahan pekarangan ,dengan bercocok tanam palawija seperi tanaman cabai dan bawang merah.

Poin ketiga disampaikan Bupati Poltak untuk mendorong peningkatan sumber daya manusia , khususnya bagi siswa SMP agar bisa masuk melanjutkan pendidikan ke SMA unggulan di Toba yaitu Del atau Yayasan TB Soposurung.

Bagi siswa yang berhasil diterima , tetapi orang tuanya kurang mampu membiayai maka Pemkab Toba akan memberikan bea siswa.

Sebelumnya Bupati Poltak Sitorus didampingi istrinya Rita Marlina Sitinjak mengikuti ibadah gereja yang dipimpin Pendeta HKBP Resor Sirait Uruk, Pdt. Manoto Situmeang.

Pdt.Manoto Situmeang menyampaikan khotbah mengutip ayat Alkitab , Renungan 3:19-26.

Dikatakan setiap kesulitan bukan untuk ditangisi tetapi untuk dihadapi dengan kesabaran dan keyakinan bahwa kita dapat melewatinya dengan bekal pengharapan kepada-nya.

Dicontohkan keadaan saat ini di jemaat yang berprofesi petani soal kekurangan pupuk kimia untuk pertanian.Tetapi dengan akal budi yang diberikan Tuhan ,kita bisa membuat pupuk organik.Bahkan hasil panen tanaman organik dihargai jauh lebih mahal saat ini.

Turut hadir Asisten Pemerintahan Eston Sihotang, Asisten Ekbang Jonni D.P Lubis, Kadis Pendapatan Parulian Siregar, Inspektur Kabupaten Wallen Hutahaean, Ka. BPBD Pontas Batubara, Kadis PMDPPA Henry Silalahi, Kadis Perijinan Requel Hasadaan, Kadis Lindup Raja Ipan Sinurat, Plt. Kadis Kominfo Sesmon TB Butarbutar, Plt. Kadis PUPR Gumianto Simangunsong, Plt. Kadis Perkim Tagor Siburian, Sekretaris Dinkes Siti Nuraya, Kabag Organisasi Sarman Marbun, Kabag Kesra Tanda Dongoran, Kabag Hukum Lukman Siagian, Camat Porsea Edward Sidabutar, Kabid Kepemudaan Pintor Napitupulu, Kabid PIKP Rikardo Simamora dan pejabat lainnya. (MC Toba)

website - sekabet -

Sağlık Makaleleri