skip to Main Content
Perum Jasa Tirta I Menyumbang 10.000 Lembar Masker

Perum Jasa Tirta I Menyumbang 10.000 Lembar Masker

Balige, MCTobasa – Perum Jasa Tirta I, melalui Kepala Divisi Jasa Asa VII Garindra Adi Cahyono,ST, memberikan tali asih peduli dengan menyumbangkan 10.000 lembar masker kepada masyarakat Tobasa, Kamis (22/10), seiring dengan kondisi kabut asap kiriman yang semakin pekat.

Kondisi kabut asap kiriman yang makin pekat di wilayah Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) dan cukup mengkhawatirkan, sehingga dinilai dapat menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut ( ISPA) bagi warga.

Ariadi Sunandar Tenaga Ahli Teknik Sipil, didampingi koordinator lapangan Ir. Zevrin Alam Harahap, menyerahkan masker tersebut langsung kepada Pemkab. Tobasa yang diwakili Kepala Badan Lingkungan Hidup Ir. Parulian Siregar, didampingi Kabag. Perekonomian Setdakab Tobasa Hasudungan, S.Sos.

Pihak Jasa Tirta I menyebutkan bantuan pemberian masker ini adalah sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Sementara Kabag. Perekonomian Hasudungan, S.Sos menyebutkan  Pemkab. Tobasa beberapa waktu yang lalu telah melaksanakan rapat khusus terkait kabut asap dan penanggulanganya, agar bahaya asap yang menyebabkan ISPA dapat diminimalisir di tengah masyarakat, karena diperkirakan sudah pada tahap membahayakan.

Sejumlah BUMN/BUMD se-Kabupaten Toba Samosir telah disurati untuk segera memberikan bantuan masker, dan selanjutnya para pimpinan perusahaan tersebut telah langsung memberikan bantuan.

Di antaranya dari PT. Inalum telah memberikan 18.000 lembar masker, PT. Bank Sumut Cabang Balige 10.000 lembar, PDAM Tirtanadi Balige 3.000 lembar, dan BNI Cabang Balige 2.000 lembar.

Semuanya sudah kita distribusikan ke sekolah-sekolah, ke Kecamatan untuk langsung dibagikan kepada masyarakat. “Total masker yang sudah diterima oleh Pemkab Tobasa  ditambah dengan bantuan Perum Jasa Tirta I sudah  mencapai 43.000 buah,” kata Hasudungan.

Menurut Pantauan Tim MCTobasa di lapangan, bahwa pada Kamis (22/10) di Kota Balige dan sekitarnya kabut asap sudah semakin pekat dengan jarak pandang sekitar 50 meter, sehingga penduduk yang beraktifitas di luar rumah  terpaksa menggunakan masker untuk mengurangi paparan polusi asap. (mctobasa/sesmontb/sar/

Back To Top
×Close search
Search